
oplus_0
NUNUKAN – DPRD Kabupaten Nunukan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa didampingi Wakil Ketua I Arpiah. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Wakil Bupati Hermanus serta jajaran pemerintah daerah.
Mengawali penyampaiannya, Bupati Irwan Sabri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga nilai kebersamaan, kesabaran, dan keikhlasan yang telah terbangun selama Ramadan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dalam forum tersebut, Irwan turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Nunukan atas peran aktif dalam fungsi legislasi dan pengawasan selama tahun anggaran 2025. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Forkopimda, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“LKPJ ini merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah daerah sekaligus laporan tahun pertama dalam periode kepemimpinan kami,” ujarnya.
### Realisasi Pendapatan dan Belanja
Berdasarkan laporan yang disampaikan, target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp1,89 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,72 triliun atau 91,09 persen.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp126,44 miliar dari target Rp129,51 miliar. Sementara pendapatan transfer mencapai Rp1,58 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp8,83 miliar.
Untuk belanja daerah, dari anggaran Rp2,1 triliun terealisasi Rp1,77 triliun atau 82,50 persen. Rinciannya meliputi belanja operasi Rp1,17 triliun, belanja modal Rp357,66 miliar, belanja tidak terduga Rp3,86 miliar, serta belanja transfer Rp239,30 miliar.
Sementara itu, pembiayaan daerah yang ditargetkan Rp259 miliar berhasil terealisasi 100 persen.
### Indikator Kinerja
Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 69,87 atau hampir memenuhi target, serta mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,82 persen dari target 5,5 persen. Sedangkan angka kemiskinan mengalami penurunan menjadi 5,27 persen.
Selain itu, Indeks Reformasi Birokrasi mencapai kategori BB dengan capaian maksimal.
Dari total indikator sasaran, sebagian besar menunjukkan kinerja sangat tinggi, meskipun realisasi investasi masih berada di bawah target.
### Program Prioritas
Pemkab Nunukan juga melaporkan sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan, di antaranya pembangunan infrastruktur air minum, PLTS komunal, jalan usaha tani, hingga jalan penghubung antarwilayah.
Di bidang sosial, pemerintah menyalurkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, seragam sekolah gratis, serta beasiswa bagi pelajar.
Penguatan sektor kesehatan dan digital juga dilakukan melalui penyediaan layanan internet di sekolah serta penambahan tenaga dokter spesialis.
Tak hanya itu, sektor ekonomi turut didorong melalui dukungan kepada petani, nelayan, dan pelaku UMKM, termasuk ekspor rumput laut ke pasar internasional.
### Penghargaan dan Evaluasi
Sepanjang 2025, Pemkab Nunukan berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya kategori AA pada Indeks Reformasi Hukum serta penghargaan di bidang transformasi digital tingkat provinsi.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan anggaran dan tantangan geografis wilayah.
Pemkab Nunukan pun berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja ke depan.










