Dibangun Bertahun-tahun, Rumah Warga Sei Fatimah Ambruk Dihantam Hujan Deras

0

NUNUKAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sei Fatimah dalam beberapa hari terakhir menyebabkan salah satu rumah warga di RT 12 mengalami ambruk. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari warga sekitar yang berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak pemerintah.

Ketua RT 12 Sei Fatimah, Ismail, mengatakan bahwa rumah yang ambruk tersebut dibangun dengan penuh perjuangan oleh warganya yang hidup sederhana.

“Ya, kita posting supaya pemerintah tahu juga. Karena warga kami ini orang susah, bukan orang senang. Rumah itu dibangun sedikit demi sedikit, bertahun-tahun lamanya, hasil dari kebun dan jual pepaya,” ujar Ismail, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, kondisi ini membuat warganya sangat terpukul.

“Kasihan, dia bangun rumah itu pelan-pelan, tapi tiba-tiba ambruk begitu saja. Pasti hati itu kecewa, trauma juga. Kami berharap ada belas kasih dari pemerintah untuk membantu,” tambahnya.

Ismail menjelaskan bahwa pihaknya telah menginformasikan kejadian ini ke pemerintah desa dan grup komunikasi warga. Respons awal sudah diterima dari Kepala Desa Sei Fatimah, Ujang Fatima, serta perangkat desa lainnya seperti Pak Ripai dan Pak Rudir di wilayah Binusan.

“Pak Desa sudah suruh kami menghubungi bagian penanggulangan bencana, untuk memastikan apakah warga ini bisa mendapatkan bantuan. Kalau bisa, nanti akan dibuatkan proposal ke dinas sosial atau lembaga terkait,” jelas Ismail.

Sementara itu, pemilik rumah yang ambruk, Nardi, menceritakan bahwa kejadian bermula saat curah hujan tinggi membuat tiang penyangga bagian belakang rumah amblas.

“Tiang belakang amblas, jadi menarik semua bagian rumah. Mungkin karena tanahnya agak jurang dan belum sempat selesai dibangun,” tutur Nardi.

Ia mengaku membangun rumah tersebut dengan keberanian dan harapan besar, meski lokasi tanahnya rawan longsor.

“Cuma ya dicoba aja, siapa tahu bisa kuat. Tapi ternyata hujan terus, akhirnya amblas juga. Harapan saya, semoga ada perhatian dari pemerintah. Mungkin bisa dibangun kembali meski sederhana,” ujarnya dengan nada harap.

Warga sekitar berharap agar pihak pemerintah daerah segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada korban yang terdampak akibat bencana tersebut.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version